Kamis, 17 Februari 2011

Renungan-renungan Indah

Renungan Menjelang Ramadhan

Published by puisiislam under Puisi
Tamu agung segera tiba
membawa berita gembira
rahmat dan cinta-Nya
sang Maha Raja Diraja
setahun sebulan  saja
tapi sejuta makna
sudahkah kita berusaha menyambutnya ?
akankah kita sempat menyambutnya

TAUBAT

Published by puisiislam under Puisi
Taubat adalah awal
membersihkan niat beramal
kekuatan tetap melangkah
menggapai cita tanpa lelah
Taubat adalah pertengahan
dosa dapat tergugurkan
penjagaan dari keterjerumusan
tetap lurus dalam tujuan
Taubat adalah akhir
pengakuan dari sang faqir
membersihkan noda yang ada
menyerahkan pada yang Kuasa …


Renungan 1

Published by puisiislam under Pendapat
Dalam sebuah pidatonya, Sayyidina Abu Bakar ash-shiddiq ra berkisah :
Akan didatangkan pada hari kiamat seorang hamba yang telah diberikan nikmat yang sangat banyak oleh Allah dan dilapangkan rezekinya. Badannya sungguh sehat, tapi ia kufur terhadap nikmat Rabbnya. Ia ditegakkan di hadapan Allah dan ditanya tentang apa yang telah ia lakukan untuk harinya saat kiamat itu dan apa yang telah ia lakukan untuk dirinya sendiri.
Ia tidak mendapatkan dirinya telah melakukan kebajikan, lalu ia menangis hingga air matanya mengalir. Kemudian ia menyesali dan meratapi dirinya karena tidak taat kepada Allah hingga menangis dengan mengeluarkan darah.
kemudian ia menyesali dan meratapi nasibnya hingga ia memakan kedua tangannya sampai ke pergelangannya. Kemudian ia menyesali dan meratapi dirinya karena tidak taat kepada Allah dan meraung-raung sampai kedua biji matanya jatuh di atas pipinya. Jarak di antara keduanya satu kali satu parsakh. Kemudia ia menyesali dan meratapi nasibnya hingga berkata, “Wahai Rabbku, kirimlah aku segera ke neraka-Mu. Kasihanilah aku di tempat ini …”
 

CERITAKANLAH …

Published by puisiislam under Syair
Bukankah aku adalah teman baikmu
tapi mengapa kau begitu tertutup
ceritakan apa yang tengah kau rasakan
sehingga kau begitu termenung
Memang aku tidak menjanjikan
dapat memberi penyelesaian
Memang akupun belum tentu
dapat memberikan saran untukmu
Tapi setidaknya engkau tak sendiri
aku kan selalu berusaha membantu
Ingatlah Allah selalu di hatimu
Dialah penolongmu yang sejati (hakiki)
kawan …
Namun bila engkau tidak mau
aku tak akan pernah memaksamu
bila itu terlalu pribadi
hanyalah untuk di hati

JANGAN PUTUS ASA

Published by puisiislam under Syair
Kita hidup di dunia adalah karunia-Nya
maka bersyukurlah dengan taat pada-Nya
Kita pasti pernah berbuat dosa
maka bermohonlah ampun kepada-Nya
Sesungguhnya Dialah Allah
yang Maha Pengasih dan Penyayang
Sesungguhnya Dialah Allah
yang selalu mengampuni kita
Janganlah kita pernah
berputus asa dari rahmat-Nya
karena Dia yang Maha Pengampun
dan menerima taubat kita

MENGALIR SEPERTI AIR

Published by puisiislam under Puisi, Syair
Mengalir seperti airhidup yang ingin dijalani
Menghayati apa yang terjadi
berbuat apa yang harus dilalui
walaupun ku sering terjatuh
di lembah keraguan dan ketakutan
aku pun selalu tak mampu
menerjang batu karang
Ya Ilahi teguhkan diri ini
agar terus mengalir seperti air
terus melangkah di jalan-Mu tiada terhenti
Ya Ilahi bantu diri ini
agar sampai kepada-Mu walaupun aku berjalan tertatih
aku tak peduli

AKU TAK TAHU

Published by puisiislam under Syair
Aku tak tahu apa yang akan kukatakan
kelak di sana saat aku di hadapan-Mu Tuhan ….
saat kau meminta pertanggung jawaban
Aku tak tahu apa yang akan menimpa
pada diri ini saat aku di hadapan-Mu Tuhan …
saat ku tak mampu jawab pertanyaan
Sesungguhnya aku tak kan kuasa
menanggung siksa-Mu yang tiada tara
hanya mengharap rahmat dan karunia-Mu
ku dapat selamat dari siksa



 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar